Search This Blog

logo socmed

Facebook  Twitter  Google+  Instagram  Youtube

Tuesday, November 03, 2015

Daftar Rias Pengantin dan Dekorasi di Medan

Hai, calon pengantin !

Sudah pasti yang mampir ke blog ini adalah para brides to be atau groom to be ya. Karena untuk apa browsing tentang rias pengantin dan dekorasi kalo nggak ada rencana menikah dalam waktu dekat, ya nggak?

Bagi capeng yang ada di Medan, susah susah gampang untuk mencari vendor-vendor rias pengantin dan dekorasi yang low budget tapi kualitasnya nggak malu-maluin. Saya pun begitu, agak susyah-susyah gampang dapetin data dan portofolio dari vendor di kota Medan ini, nggak seperti di Jakarta atau Surabaya yang nggak kehitung banyaknya.

Maka dari itu post ini saya buat, karena saya sudah survey kecil-kecilan dengan bertanya melalui BBM ataupun bertemu langsung dengan pemilik vendor tersebut. Berikut ini adalah vendor-vendor rias pengantin dan dekorasi untuk wilayah Medan yang berhasil saya temukan dengan range harga yang tidak mencekik leher, start Rp. 5.500.000 - Rp. 40.000.000 / paket.

Ohya, mereka ini bukan wedding organizer ya. Tapi vendor rias pengantin dan dekorasi saja.

Sumber : Google.co.id dengan kata kunci : Pelaminanku

1. Mamie Gallery ( Gallery Pernikahan )
Lokasinya di Tembung, tapi saya masih kurang tau juga posisi pastinya dimana. Setelah chit-chat melalui BBM saya mendapatkan sedikit info tentang harga dan pelayanan yang dapat mereka berikan starts Rp. 7.500.000 hingga Rp.20.000.000. Selain rias pengantin, paket mereka juga sudah termasuk pelaminan dan tenda bahkan Mahendi dan foto video. Ohya mereka juga menyediakan undangan yang murah meriah, start Rp. 1.000/ 500 lembar dengan design yang kekinian dan juga jasa sewa dan menghias kotak seserahan. Komplit ya.
Cp : Indah Mawarni - 085361559202 - 

2. Dika Wedding
Mas Dika ini merupakan salah seorang penyiar Kardopa FM merangkap entrepreneur dalam bidang wedding decorations dan make up artist. Paket yang ditawarkan juga termasuk catering untuk 1000 porsi hanya Rp. 45.000.000. Alias calon pengantin tinggal duduk manis dan semua kebutuhan weddingnya sudah diurus oleh Mas Dika dan team. Mas Dika juga menyediakan undangan dari Spobound, juga beragam sovenir. Paket  yang lain juga ada, atau jika mau dihitung per item juga bisa
Cp : Dika - 085239135903 

3. Aufa Decoration.
Pemiliknya bernama Mas Reza, berlokasi di Jl. Binjai- Diski. Tapi walaupun di luar kota, Aufa decoration menerima orderan dari kota Medan. Pelaminannya cantik dan ciamik banget, dengan dekor kekinian dan lampu tembak. Budget yang dikeluarkan juga nggak mencekik leher kok start Rp. 7.000.000 dan ada paket-paket yang tentunya bisa disesuaikan dengan kebutuhan calon pengantin. Make up dan baju pengantinnya, top makotop !
CP : Reza 085277456480 -

4.  Sanggar Pengantin Nadira.
Menggunakan nama Sanggar Pengantin sudah pasti sangat berpengalamanan dalaam bidang rias pengantin. Mbak Dinda sebagai pemilik sanggar memiliki paket yang murah meriah hanya dengan Rp. 5.500.000 - Rp. 17.000.000/paket para pengantin sudah bisa sedikit bernafas lega. Paket yang ditawarkan juga sangat lengkap, mulai dari rias pengantin, tenda, pelaminan hingga kotak amplop podium sampai buku tamu. Lokasi di Tembung dan bisa menjangkau daerah Medan.
Cp : Dinda - 0812 6251 1168 -

Pastinya masih banyak lagi para perias pengantin di Medan yang nggak go internet hingga para calon pengantin tidak mengetahui keberadaan mereka.Siapa sangka sekarang marketing by internet sudah sangat membantu para calon pengantin untuk sedikit banyak lebih tau tentang keberadaan vendor-vendor low budget. Kalau vendor high end ya, nggak usah ditanya lah ya, sudah pasti banyak dan ngiklan dimana-mana. 

Sekian post kali ini, semoga bermanfaat para calon pengantin di Medan. Sukses ya preparation pernikahannya :D

Saturday, October 03, 2015

Cara Pendaftaran Autodebit Iuran BPJS Kesehatan dari Bank BNI

Melakukan pembayaran iuran BPJS dapat dilakukan dengan berbagai cara, bisa dengan pembayaran setor tunai melalui Teller di bank pemerintah (BNI, Mandiri dan BRI), melalui ATM, dan melalui auto debit. Bagi peserta lama yang tidak punya waktu untuk datang ke bank dan menyetor sejumlah uang yang sama setiap bulannya melalui teller atau via ATM, ada baiknya menggunakan fasilitas auto debit oleh bank yang bekerja sama. 

Tapi, mulai dari beberapa bulan yang lalu apabila akan mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS kesehatan mandiri maka wajib melakukan pembayaran via auto debit, mungkin agar tidak terjadi tunggakan karena faktor lupa, malas dan tidak mengerti dengan sistem pembayaran dan berakibat tidak bisa digunakannya fasilitas kesehatan dari BPJS Kesehatan itu sendiri. Setelah mendaftarkan auto debit lalu akan diberikan surat untuk pengambilan kartu BPJS dan akan aktif 14 hari kemudian.

Cara untuk mendaftarkan Auto Debit pembayaran BPJS Kesehatan dari Bank BNI

Syarat wajib yang diperlukan untuk mendaftar Auto debit adalah sbb;
1. Kartu Keluarga asli 
2. Nomor Kepersertaan BPJS Kesehatan
3. Alamat email yang aktif
4. Rekening Bank BNI yang aktif. dibuktikan dengan BUKU TABUNGAN
5. KTP Asli pemilik rekening BNI

Tinggal datang ke Bank BNI dan menuju customer service dan nanti pihak customer sevice akan memberikan formulir dan harus diisi. Setelah selesai mengisi data yang diperlukan maka formulir tersebut akan dicopy dan dilegalisir oleh pihak customer service. Bagi peserta lama yang sudah mendapatkan kartu BPJS Kesehatannya, formulir legalisir tersebut menjadi pertinggal untuk peserta. Tapi bagi peserta baru, maka formulir legalisir tersebut diantarkan ke kantor BPJS dimana peserta mendaftar dan ditukarkan dengan kartu kepersertaan BPJS Kesehatan yang dapat digunakan 14 hari setelah diberikan.

Biaya-Biaya
1. Biaya Rp. 2.500/perserta/bulan yang mendaftarakan auto debit dari bank BNI. Jadi apabila dalam satu kartu keluarga ada 4 orang yang didaftarkan fasilitas pembayaran auto debit dari Bank BNI, maka akan dikenakan biaya Rp. 2.500 x 4 peserta = Rp. 10.000/bulan yang dipotong dari saldo rekening BNI yang didaftarkan (Biaya administrasi fasilitas auto debet perbulan)

Setiap akhir bulan, peserta BPJS Kesehatan yang telah mendaftarkan fasilitas auto debit dari Bank BNI akan didebit uang dari rekening BNI aktifnya dan otomatis akan terbayarkan BPJS Kesehatannya. Cara yang cukup mudah dan simple tanpa harus takut lupa membayar dan berujung pada tersendatnya fasilitas kesehatan yang seharusnya didapatkan. Tapi pastikan saldo di rekening mencukupi untuk dilakukan auto debit oleh sistem Bank BNI ya..






Thursday, October 01, 2015

Pengalaman Membuka Rekening BNI Taplus

Karena sesuatu dan lain hal, akhirnya saya berganti rekening bank untuk proses pencairan gaji bulanan di kantor. Sesuatu dan lain hal tersebut adalah karena dikantor menggunakan fasilitas payroll dari BNI. Sehingga seluruh pegawai akan menerima gaji bulanan dari Bank BNI. Bagaimana perasaan saya saat mengetahui itu? Lumayan bete karena saya memang nggak pernah kepikiran punya banyak-banyak rekening di bank. Gimana lagi dengan biaya administarsi bulanan yang lebih besar dari bunga (bagi kantong cekak seperti saya). Tapi daripada nggak nerima gaji lebih baik rekening bank terdahulu saya matikan dan beralih ke Taplus BNI.

Pengalaman membuka BNI Taplus

Sebelum membuka rekening Taplus BNI ya saya kepoin dari websitenya dulu lah ya. Syarat-syarat yang harus dibawa untuk membuka rekening Taplus BNI. Berikut syarat yang saya copy dari websitenya :

Persyaratan
Syarat yang cukup mudah kan, hanya KTP dan uang setoran awal. 

Tapi saya sempat dibuat bingung oleh beberapa cabang BNI dikota saya, Medan. Saya mencoba membuka tabungan BNI di cabang daerah dekat dengan kantor saya karena pada saat itu masih jam kantor maka saya mencari BNI terdekat saja, dan gagal karena saya tidak membawa syarat lengkap. Selengkap apa yang diminta mbak-mbak customer servise ? Kelengkapannya adalah sbb:
1. KTP Elektronik (Wajib)
2. NPWP (Wajib)
3. KK (asli dan copy)
4. SIM (optional) 
5. Dana pembukaan rekening minimal Rp. 250.000 (luar Jabotaabek)
Dan dengan kecewa saya disuruh kembali esok hari dan membawa syarat lengkap seperti yang dijelaskan mbak-mbak csnya. Dan sayapun kembali ke kantor karena yang saya bawa hanya KTP dan NPWP tanpa membawa Kartu Keluarga asli. Huh, ngeselin sekali kan ? 

Sesampainya dikantor saya mencoba menelepon BNI pusat di kota Medan, dan jawaban dari customer servicenya sih ; "Syarat untuk membuka Taplus hanya KTP elektronik mbak, jika ada cabang yang mengharuskan membawa kartu keluarga itu mungkin karena customer servicenya tidak ingin terjadi pembukaan rekening untuk penipuan. Karena sekarang banyak sekali yang membuka rekening untuk kasus kriminal" 

OK saya bisa terima alasannya. Tapi saya bener-bener kecewa karena gagal membuat rekening Taplus BNI setelaah panas-panasan naik angkot menuju cabang BNI terdekat.

Besoknya, saya pergi ke cabang yang dekat dengan rumah saya dan membawa syarat lengkap selengkap-lengkapnya karena saya nggak mau disuruh pulang lagi untuk melengkapi berkas. Tapi ternyata sesampainya dicabang, saya hanya diminta menunjukkan KTP elektronik dan NPWP saja, tanpa harus menujukkan asli KK dan copynya. Saya coba bertanya dengan customer servisenya dan mbak-mbak itu bilang, "Tidak dibutuhkan kartu keluarga, tapi memang ada beberapa pihak customer service yang lebih awas diri karena takut rekening dibuka untuk tindak kejahatan, tapi kalau saya sih hanya lihat KTP dan NPWP saja mbak, tidak perlu kartu keluarga asli dan copy".

Apa nggak ada standard operational ya? Beda cabang beda syarat. A n e h ...
Hasil gambar untuk marah gif
 
***

Lalu mbak-mbak yang tidak saya ketahui namanya itu, membantu saya membukakan rekening BNI Taplus. Setoran awal minimal Rp. 250.000. Di Taplus BNI terdapat beberapa fasilitas seperti adanya kartu debit, internet banking dan SMS banking. Ada beberapa pilihan kartu debit yang berbeda limit untuk penarikan via ATM, dan saya memilih dengan kartu silver yang instan, yaitu kartu debit silver dengan limit transaksi tarik tunai Rp. 5.000.000/hari, limit transfer antar rekening BNI RP. 50.000.000/hari, dan limit transfer ke rekening lain Rp. 10.000.000/hari tanpa tercetak nama di kartu debit tersebut. Jika ingin ada tercetak nama harus menunggu sekitar 7 hari. 

Biaya-biaya
1. Biaya administrasi untuk kartu debit silver ini Rp. 6000/bulan dan akan didebit setiap akhir bulan.
2. BNI Taplus memiliki biaya administrasi bulanan Rp. 10.000/bulan juga didebit setiap akhir bulan.
3. Saldo minimum Rp. 150.000/bulan, jika saldo dibawah minimum, akan dikenakan biaya denda Rp. 5.000 dan akan didebit setiap akhir bulan.
4. Jika mengaktifkan SMS banking, akan dikenakan biaya Rp. 550/sms dan /terima sms dari BNI
5. Jika mengaktifkan layanan internet banking akan dikenakan biaya Rp. 10.000 untuk biaya alat BNI e-secure. 
6. Biaya transfer antar BNI gratis, transfer ke rekening lain Rp. 6.500,-

Apalagi ya.. Ada yang mau ditanya nggak ?


Tuesday, September 01, 2015

Rute Angkot di Kota Medan

Sering naik angkot? Kalau saya sih kemana-mana sejak saya masih SMA angkot merupakan transportasi umum yang selalu bisa saya andalkan. Walaupun tarif angkot sekarang sangat mahal (menurut saya loh ya), tapi keberadaan angkot sangat saya harapkan, apalagi di jam-jam sibuk yang mengharuskan saya tiba ditempat tujuan dengan tepat waktu.


Sumber  : Metro TV News

Angkot adalah singkatan dari angkutan kota yang merupakan  transportasi umum  dan biasanya di jam-jam pergi dan pulang kerja akan sangat penuh sesak sehingga para penumpang persis seperti ikan pepes. Posisi duduk menyamping dan dilengkapi dengan bangku tempel sering membuat penumpang merasa pusing dan mual. Para penumpang berebut untuk duduk didekat pintu agar mudah akses keluar masuk dan sedikit mendapatkan semilir angin.

Angkot di Medan terdiri dari dua jenis yaitu jenis pintu samping dan pintu belakang. Jika jenis pintu samping maka untuk memberhentikan angkot jika sudah sampai di tujuan hanya tinggal bilang "Pinggir ya Bang". Tapi jika jenis kedua yaitu pintu belakang maka akan terdapat tombol yang letaknya dilangit-langit angkot tersebut, gunanya untuk menghidupkan lampu agar pak supirnya paham kalau ada penumpang yang mau turun. Dari beribu kali saya menaiki angkot jenis ini sangat sering saya dapati tombol tidak berfungsi sempurna, sehingga saya harus minta tolong mbak-abang-ibu-bapak yang kebetulan berada diposisi paling ujung untuk mengetuk-ngetuk kaca yang berada di belakang kepala supir dan sialnya pak supir memberhentikan dan meminggirkan angkotnya sudah sangat jauh dari tujuan saya akan turun.

Mulai SMA, saya pergi dan pulang sekolah selalu menumpangi angkot nomor 23, 17 atau 08 dari simpang Istana Maimun menuju simpang lampu merah Titi Kuning. Begitupun ketika kuliah, saya harus lebih menunggu datangnya satu-satunya angkot bernomor 41 dari simpang Yuki Simpang Raya menuju Sumber (kawasan Padang Bulan).

Post ini saya buat karena adik sepupu saya yang datang dari Tanjung Balai, selalu bertanya kepada saya "Mbak, kalau mau ke USU naik angkot apa ?" atau "Mbak dari Medan Plaza mau ke Plaza Milenium, naik nomor berapa?" Mudah-mudahan bisa membantu kamu-kamu yang sedang mencari angkot ke tujuan.

MRX (Pintu Samping Warna Putih) : 
1. Amplas - SM. Raja - Pandu - Pemuda - Kesawan - Guru Patimpus - Gatot Subroto (Petisah, Plaza Medan Fair, Berastagi Super Market) - Kapten Muslim - Zipur - Helvetia
2. Helvetia - Zipur - Kapten Muslim - Gatot Subroto (Berastagi Supermarket) - Medan Plaza (Iskandar Muda) - Gajah Mada - Cambridge(S.Parman) - Paladium - Merdeka Walk - Stasiun K.A - Pajak Ikan Lama - Cirebon - S.M Raja - Amplas.

135 (Pintu Samping Warna Biru)
1. Amplas - Tritura - Asrama haji - Simpang Pos - Padang Bulan - Dr Mansyur - Setia Budi - Titi Bobrok - Kapten Muslim - Kapten Sumarsono - Pulo Brayan - Yos Sudarso - Mabar (PP)

41 ( Pintu Samping Warna Merah)
1. Tembung - Letda Sujono - Suka Rame - Asia Mega Mas - Sutrisno - Ismaliyah - Amaliun - Yuki Simpang Raya - Juanda - Mongonsidi - Jamin Ginting - Padang Bulan - RS. Adam Malik (PP)

30 (Pintu Samping Warna Merah)
Amplas - SM. Raja - Japaris - Sambu - H.M Yamin - Putri Hijau - Yos Sudarso - Belawan. (Arah dari Belawan kurang tau rute yang dilalui)

120 (Pintu Samping Warna Merah)
Amplas - Tritura- Asrama Haji - Simpang Pos - Padang Bulan - Dr Mansyur - Setia Budi - Titi Bobrok - Terminal Pinang Baris (PP)

43 (Pintu Samping Warna Merah)
P. Mandala - Halat - Juanda - Mongonsidi - Jamin Ginting - Padang Bulan - P. Simalingkar (PP)

23 (Pintu Samping Warna Kuning)
T. Pinang Baris - Gatot Subroto - Medan Plaza - Gajah Mada - Cambridge - Paladium - Stasiun K.A - Cirebon - Pandu - B. Katamso - Deli Tua (PP)

99 (Pintu Samping Warna Biru)
Mabar - Yos Sudarso - Pulo Brayan - Kapten Sumarsono - Kapten Muslim - Sunggal - T. Pinang Baris (PP)

03 (Pintu Belakang Warna Kuning)
Perbatasan Medan Tg Morawa - Amplas - SM. Raja - Japaris -Sambu (Selebihnya kurang tau) (PP)

59 (Pintu Belakang Warna Kuning)
Deli Tua - Titi Kuning - Alfalah - Simpang Limun - SM Raja - Japaris - Medan Mall (Selebihnya Kurang Tau)

81 (Pintu Samping Warna Hijau)
1. Amplas - SM Raja - Jl. Pelangi - B. Katamso - Kesawan - Putri Hijau - Yos Sudarso - Belawan
2.  Belawan - Yos Sudarso - Putri Hijau - Jl Gudang - Perintis Kemerdekaan - MH Thamrin - Sutrisno - Laksana (nggak tau lagi kemana)

122 (pintu samping warna hijau) Amplas - B. Katamso - Kesawan - Putri Hijau - Bundaran Adam Malik (Bundaran Glugur) - Makmur - T. Amir Hamzah - Karya - Karya Ujung - Kap. Sumarsono - Marelan.

110 (Pintu samping warna kuning pucat) Marelan - Kapt. Sumarsono - Jl Karya - Jl Sekip - Gatot Subroto - Plaza Medan Fair - Iskandar Muda - Jamin Ginting - Padang Bulan - Menuju arah Pancur Batu (dan sebaliknya)





----------


10 (Pintu samping warna kuning) - Datang dari arah Padang Bulan - Patimura - Sudirman - T. Cik Dik Tiro - R. A Kartini - Pangeran Diponegoro - Sun Plaza bagian samping (nggak tau lagi selanjutnya)
103 (Pintu samping warna merah) - Datang Datang dari Pancur Batu -  Padang Bulan - Jamin Ginting - Iskandar Muda - Medan Plaza - (nggak tau lagi)
104 Pintu samping warna merah) - Datangdari arah Padang Bulan menuju Jamin Ginting (dan sebaliknya 
54 Pintu samping warna merah) - Datang  dari arah Simalingkar B - Simalingkar -  Padang Bulan - Jamin Ginting (Ujungnya sih ke Unimed tapi saya ngga tau lagi arah jalannya dari mana)
42 Pintu samping warna merah) - Datang  dari arah Padang Bulan menuju Jamin Ginting (dan sebaliknya)
06 (pintu samping warna kuning) - Tanjung sari, Taman setia budi indah 1, Dr Mansyur, Jamin Ginting, Mongonsidi, Juanda, Sisingamangaraja, Teladan, Amplas. (dan sebalinya)
60 (pintu samping warna kuning) - Padang Bulan, Jamin Ginting, Mongonsidi, Juanda, Sisingamangaraja, Teladan, Amplas. (dan sebalinya)
108 (Pintu Samping warna kuning pucat) Padang Bulan - Jamin Ginting - Iskandar Muda - Gajah Mada lewat Gramedia Gajah Mada - Cambrige Medan - Bundaran SIB - Gatot Subroto - Plaza Medan Fair - Berastagi Supermarket Gatot Subroto (Nggak tau lagi selanjutnya)



--------
Angkot berikut ini, yang saya ketahui hanya rute setengah jalan  Kurang tau dari mana datangnya dan dimana berakhirnya..

08 (Pintu Belakang Warna Kuning) - Pandu - B. Katamso - Deli Tua
17 ( Pintu Belakang Warna Kuning ) - Pandu - B. Katamso - Titi Kuning - Lapangan Sejati
02 ( Pintu Samping Warna Kuning) - Jl. Karya - Plaza Medan Fair -  Padang Bulan - Simpang Pos - Titi Kuning - B. Katamso - Simpang Limun - SM Raja - Halat

--------
Ada yang bisa menambahkan ??








Thursday, July 23, 2015

Review Portal Berita dan Lifestyle Kota Medan : KabarMedan.com "Apa Kabar ? Ya Kabar Medan!"

Tentang KabarMedan.com

Kabar Medan yang sudah 3 tahun berdiri dengan sapaan "Apa kabar? Ya Kabar Medan" merupakan top five portal berita online di kota Medan yang sudah memiliki izin untuk masuk dan tampil dalam layanan Google News, yang artinya kabarmedan.com merupakan portal berita yang memiliki standart yang tinggi dalam penyajian sebuah berita. Para jurnalistnya pun dilengkapi dengan ID Press yang semakin menunjukkan keprofesionalan dalam menjalankan tugas jurnalsitik. Dengan domain http://kabarmedan.com, warga Medan ataupun seluruh warga didunia dapat mengakses portal berita tersebut melalui laptop, komputer maupun ponsel pintar selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. 

User Interface

Pada halaman awal ketika berkunjung ke kabarmedan.com maka pembaca akan disuguhkan dengan tampilan beranda yang cukup padat dan cukup panjang bila discroll down. Tampilan yang bersih dengan latar belakang berwarna putih mendominasi seluruh tampilan dari kabarmedan.com. Tab button berwarna abu-abu pekat dengan list berwarna merah tersaji dibawahnya. Jenis dan ukuran font juga sudah cukup apik untuk dipandang berjam-jam ketika warga kota Medan haus akan berita, tanpa ada keluhan mata akan menjadi sakit dan kepala pusing. Jika boleh saran, ada baiknya untuk judul postingan memiliki warna yang berbeda dengan isi postingan, karena warna font yang sama akan menampilkan user interface yang sedikit membosankan




Tampilan PC



Mobile Friendly

.

Rubrik

Rubrik yang tersaji juga cukup mewakili seluruh kalangan dikota Medan. Bagi penikmat berita terkini maka akan ada rubrik Peristiwa dimana hot news yang tak hanya melulu dari daerah Medan diulas secara real sesuai fakta yang ada dilapangan. Sedikit saran agar berita-berita dapat diupdate dalam beberapa menit sekali agar warga Medan tak ketinggalan berita Medan dan mencari informasi diportal lain.

Pada rubrik Publik, tersaji liputan khusus sektor publik seperti kinerja pemerintahan, pengumuman penting, dan informasi lain yang masih ada hubungannya dengan masyarakat luas yang akan cukup membantu warga kota Medan dalam mengambil keputusan terkait sektor publik.

Ekonomi & Bisnis juga menjadi salah sartu rubrik yang tersedia, dimana seluruh artikel yang tersaji memberikan informasi baik dalam bidang Ekonomi maupun bisnis. Tetapi tidak adanya info kurs mata uang asing yang terupdate dan harga barang kebutuhan pokok secara global menjadi sedikit kekecewaan bagi pembaca yang membutuhkannya. Rubrik Lifestyle menyajikan artikel yang membahas tentang gaya hidup warga Medan sehari-hari. Seperti info pembukaan salah satu tenant yang hadir dikota Medan, kerjasama antar perusahaan yang menguntungkan masyarakat Medan, tips kesehatan serta artikel dari dunia kerja. Cukup lengkap dan menarik.

Masih banyak rubrik lainnya seperti Ragam yang membahas kuliner dan wisata di kota Medan. Rubrik Techno yang menyajikan artikel teknologi dan informasi yang akan berguna bagi masyarakat kota Medan. Rubrik Opini yang merupakan rubrik bagi yang ingin menyuarakan aspirasi dan ide-ide yang dituangkan melalui tulisan. Rubrik Event yang membahas kegiatan baik dari pemerintahan maupun swasta yang diadakan di kota Medan. Rubrik Sosok yang menampilkan kisah sukses maupun kisah motivasi dari warga kota Medan yang dapat membuka wawasan bagi pembacanya. Rubrik Foto yang khusus menyajikan jepretan yang diambil pada saat event atau kejadian tertentu. Dan yang terakhir rubrik Info Medan yang menyajikan info-info terkait kota Medan seperti daftar angkutan umum dikota Medan, jadwal imsakiyah wilayah kota Medan, dll.

Sosial Media

Kabarmedan.com juga tak ketinggalan dalam urusan bersosial media. Facebook, Twitter dan Instagram pun semakin mendekatkan para pembaca dengan portal Medan yang satu ini, sebagai contoh bila ada event tertentu maka KabarMedan.com akan meliputnya dan mengabarkannya melalui live event dari sosial media mereka sehingga pembaca yang tidak sedang berada dalam event tersebut merasa sedang menyaksikan dan berada langsung dilokasi event tersebut. Ataupun jika ada kejadian yang mendadak seperti info lalu lintas dan kemacetan maka para journalist akan mengabarkannya melalui sosial media dan dapat langsung diketahui oleh warga Medan yang mengikuti sosial media dari kabarmedan.com.

Pemasangan Iklan

Bagi yang tertarik untuk memasang iklan di portal berita kota Medan ini, akan sangat diuntungkan dengan kelebihan-kelebihan yang ditawarkan. Seperti banyaknya pengunjung situs kabarmedan.com karena sudah terdaftar di Google News, banyaknya follower dan fans di sosial media, pengunjung dengan perbandingan wanita dan pria yang sama dengan range usia 20-40 tahun, adanya paket-paket iklan yang sesuai dengan kebutuhan, seperti iklan baris, iklan bergambar, iklan liputan, dan iklan social media.  Cara pasang iklan di kabarMedan.com pun mudah sekali, hanya telepon ke nomor +62819613506 dan akan segera dilayani oleh redaksi KabarMedan.com.



Itulah sedikit yang bisa saya jabarkan dari portal berita kota Medan, KabarMedan.com. Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog HUT Ke-3  KabarMedan.com : "Apa kabar? ya Kabar Medan!"

Wednesday, July 22, 2015

Yakin tak pernah menggunakan barang palsu ?

Saya sedikit tertegun ketika blogwalking. Teman saya menuliskan betapa dia membenci produk palsu (make-up) dan para seller produk abal-abal tersebut. Mengutuk sekutuk-kutuknya para seller dan para produsen produk dengan merek terkenal yang dipalsukan, dan membully para konsumen yang mungkin tidak paham atau memang bandel.  Dengan dalih berbahaya bagi kesehatan dan melanggar hak cipta. Baiklah, itu semua benar adanya. Memalsukan barang yang sudah memiliki nama besar memang akan menguntungkan bagi produsen dan seller. Biasanya para gadis dan emak-emak yang "kurang dana" atau "tidak teliti" atau bahkan "tidak mau tau" yang menjadi target konsumen mereka. Saya setuju, say no to fake product.

Tapi, fake product bukan hanya ada di peralatan make-up. Shampo, perfume, tas, sepatu, jam tangan, baterai jam, casing ponsel, tongsis, ikat pinggang, dompet, bahkan celana dalam yang merupakan barang keperluan sehari-hari pun dipalsukan. Yakin nggak pernah pakai sendal jepit merek swallow atau converse yang palsu? Belum lagi MP3 yang ada di ponsel kita masing-masing, adalah produk palsu! Atau kalau menonton film Dhoom 3 bajakan, membeli buku bajakan, atau meng-copy diktat secara pribadi juga termasuk menggunakan fake product. Atauuu, tas dan baju keponakan yang kita belikan bergambar Frozen, Hello Kitty, Doraemon yang banyak dijual dipasarpun, jelas palsu. Atau, hijab merek zoya seharga Rp. 10.000, yakinkah itu asli? Belum lagi flip cover ponsel yang dibeli di pinggir jalan, sudah pasti nggak asli lah.. Atau, ngambil wallpaper dari google, udah nyuri tuh namanya, bukan palsu lagi :D

Tak selamanya palsu itu tak baik. Contohnya gigi palsu, bulu mata palsu, kaki palsu, rambut palsu, dll. So calm down, jangan teriak-teriak dan mengutuk segalanya palsu, yakinkan dulu diri ini apakah sudah menggunakan barang-barang asli dari ujung kaki keujung kepala ? 


Monday, July 13, 2015

Event Report - J-Rock Hadir di Acara Ngabuburit Bersama XL di Hermes Place Polonia

Minggu sore (12/7) sekitar pukul 16.00 di Ground Floor Atrium Hermes Place Polonia, XL menghadirkan acara ngabuburit bersama. Blogger Medan yang merupakan sebuah komunitas bagi blogger yang tinggal di Medan, mendapatkan undangan exclusive dari pihak XL untuk menghadiri event tersebut sekaligus acara berbuka bersama. Saya yang notabene baru bergabung didalam komunitas Blogger Medan sehari sebelumnya merasa sangat senang dapat berpartisipasi dalam event tersebut, walaupun datang terlambat tapi nggak apalah ya, yang penting J-Rocknya belum muncul dan tetap masih bisa menikmati acara-acara yang ada. 



Salah satu acara yang sempat saya ikuti adalah, pelelangan ponsel Samsung Grand Prime yang senilai Rp. 2.300.000,-. Saya yang memang sedang mencari ponsel baru karena camera  ponsel android saya yang abal-abal itu tidak bisa menangkap moment sesuai dengan aslinya, dan perlu diganti secepatnya langsung saja mengangkat tangan ketika pelelangan dimulai dari harga Rp. 500.000,-. Tapi nasib baik tidak menghampiri saya, ketika ada seorang bapak-bapak yang terus-terusan mengangkat tangannya dengan penawaran yang lebih tinggi dari saya. Saya relakanlah ponsel itu ditangan bapak tersebut dengan harga Rp. 1.700.000,- Sayang juga sih, tapi nanti saya mau cari ponsel yang lebih mumpuni lagi dibidang fotografi. Ada ide ?

Acara lain yaitu ada tutorial hijab, undian berhadiah dari Elevania, penjualan ponsel murah dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, dan acara berbuka bersama. Sebelum acara berbuka bersama disuguhkan performance by J-Rock yang menyanyikan sekitar 10 lagu yang beberapa tidak saya ketahui. Maklum bukan J-Rockstar. Yang bisa saya ikuti hanya lagu Ceria, Kau Curi lagi, I'm Falling in Love.



Penonton yang rata-rata adalah fans dan undangan, langsung memenuhi bagian depan panggung ketika J-Rocks dipanggil untuk memasuki panggung. Untuk yang tak dapat tempat didepan panggung, masih ada layar dibelakang panggung agar para penonton lainnya tidak kecewa karena tidak dapat menyaksikan J-Rocks dari dekat. Ditengah-tengh performance mereka pun tak lupa membagi-bagikan merchandise kepada penonton, sayang sekali lagi-lagi saya nggak dapet, hahaha.. Sepuluh lagu dinyanyikan tanpa jeda oleh Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bass), dan Anton (drum). Mereka berempat terlihat keren walaupun berkeringat dan pasti kelelahan perform saat menjelang berbuka puasa. 





Setelah selesai memakan sepuluh lagu, J-Rocks pun pamit. Acara dilanjutkan dengan memberikan donasi kepada anak-anak yatim dari panti asuhan di daerah pulo Brayan. Adik-adik yang akan diberikan donasi naik keatas panggung. Setelah itu dilanjutkan tausyiah oleh seorang Ustad yang saya tidak tau siapa namanya. Tausyiah berakhir berbarengan dengan bedug Maghrib tanda berbuka puasa. Takjil gratis diberikan oleh pihak XL kepada seluruh pengunjung yang masih hadir saat itu.



Para member Blogger Medan pun menuju suatu tempat dibelakang panggung untuk menikmati kudapan buka bersama. Tak lama setelah sholat Maghrib, J-Rocks melakukan press conference dengan media yang berfoto bersama fans dan media. Tak ketinggalan member Blog M pun mendapatkan ksempatan untuk berfoto bersama J-Rocks. Ini kedua kalinya saya bisa melihat performance J-Rocks setelah terakhir kali ketika masih jaman kuliah, dulu..




Blurrrrr karena terburu-buru sebelum diusir pihak security
Sekian Event Report kali ini, see ya !

Monday, July 06, 2015

Arisan Part 3 - Buka Puasa Bersama Solidas 08 B

Arisan part 2 bulan lalu nggak ada saya tulis di blog, alasannya : males dan nggak mood. Padahal arisan part 2 itu saya yang narik loh. Seru sebenarnya karena setelah makan-makan kamipun langsung menuju karaoke keluarga, untuk nanyi-nanyi lagu galau. Apalagi ada sesi curhat-curhatan sama teman. Tapi ya karena saya males nulis dibulan Juni lalu, cerita itu biarlah mengendap di hati saya. Hehehehe :p

So saya akan membagikan kegiatan arisan part 3 kami yang sekaligus acara buka bersama Solidas 08 B. Ini pun perjuangan yang berat untuk menyatukan teman-teman yang super duper sibuk. Ada yang bisa dihari Jum'at, yang lainnya nggak bisa. Ada yang bisa dihari Sabtu, yang lain pada malam mingguan. kalau saya sih kapan aja bisa. So, kami ambil jalan tengahnya yaitu hari Sabtu, tanggal 4 Juli kemarin.

Bertempat di Ayam Penyet Ria cabang Dr Mansyur yang baru buka beberapa minggu sebelumnya. Dan saya yang melakukan reservasi tempat beberapa hari sebelumnya. Betul saja, jika tak reservasi, alamat kami tak akan mendapatkan tempat duduk dan tak akan dilayani. Saya terlambat datang, 10 menit menuju buka puasa saya baru sampai dilokasi, maklum orang sibuk :p

Plenger-plenger yang hadir saat itu Cicik, Hanim, Ester, Putri, Nila, Rahmad, Ferri, Hotden dan Joe. Nggak begitu rame seperti tahun-tahun sebelumnya tapi ya, lumayanlah..

Pakai tongsis - Tangan Ferri

Keep Shining




Mengenai tempat, saya rasa salah memilih Ayam Penyet Ria cabang Dr Mansyur untuk berbuka puasa tahun ini. Karena terlalu ramai, pelayanan mereka kurang tanggap. Lama sekali menunggu makanan kami yang bersepuluh ini keluar. Dan waitressnya pun sering salah mengantarkan pesanan.  Belum lagi sambel yang memang jadi primadona setiap makan ayam penyet, sedikit sekali, sampai-sampai Hanim minta sambelnya lagi. Karena sudah lapar, saya pun lupa untuk memotret pesanan saya yaitu Bebek Bakar dan Es Teler. Bebek bakarnya lumayan enak, tapi ya itu, kurang sambel. Dan lalapannya sedikit banget. Untuk Es Telernya, nggak recomended sih. Nggak enak gitu.

Untuk dekorasi tempat, lumayan lah. Cantik untuk foto-foto. Tapi ya harus punya camera yang bagus. Karena lampunya agak temaram, jadi pasti gelap kalau pakai camera seperti camera android abal-abal saya. Hahaha :p Untung Ester punya camera yang mumpuni untuk foto-foto, lumayan, ada yang bisa saya buka-buka untuk nostalgia tahun-tahun yang akan datang.




Friday, July 03, 2015

Pengalaman Membuka Rekening TabunganKu BNI

Sejak saya mulai bekerja beberapa tahun yang lalu, saya merasa sangat komsumtif. Apa-apa yang saya inginkan pasti akan terus memaksa saya untuk mendapatkannya. Walaupun sebenarnya saya menolak tapi tetap saja keinginan untuk memiliki tas-sepatu-pakaian dan peralatan kosmetik, atau keinginan untuk mecicipi setiap kudapan resto dan cafe yang sedang ngehits terus memanggil-manggil saya hingga akhirnya saldo di rekening utama saya habis terkuras. Senang ? Pasti, akhirnya saya bisa memiliki barang-barang yang saya inginkan dan makan makanan yang saya sukai. Sedih ? Lebih lagi. Saya selalu merasa menyesal, setelah melihat saldo saya yang hanya tinggal Rp.100.000 menjelang akhir bulan..

Berbagai cara telah saya lakukan untuk, setidaknya mengurangi kegiatan komsumtif saya tersebut. Mulai dari mencicil barang yang memang saya butuhkan untuk beberapa tahun kemudian, menginvestasikannya kedalam logam mulia yang walaupun nggak seberapa, tapi sedikit membantu saya dalam mengerem hobi belanja saya tersebut.

Sampai akhirnya saya berpikir, bahwa sebenarnya yang menjadikan saya komsumtif adalah, adanya kartu ATM yang bisa dijadikan kartu belanja. Sehingga mindset saya, nggak ada uang di dompet pun, toh masih bisa gesek untuk belanja. Atau ah masih ada uang di rekening kok, nanti tinggal mampir bentar ke ATM. Sesimpel itu, tanpa memikirkan gaji sebulan yang susah payah saya dapatkan dihamburkan begitu saya..

Untuk mengatasi hal tersebut saya membuka TabunganKu, dari Bank BNI.

TabunganKu adalah produk kerjasama antara Bank Konvensional dengan BI demi menumbuhkan semangat menabung di masyarakat. Tabunganku ini tidak membebankan biaya administrasi bulanan yang biasanya pasti ada di tabungan konvensional. Pada dasarnya, Tabunganku hanya memfasilitasi fitur-fitur yang sedikit dibawah fasilitas bank konvensional pada umumnya, seperti tidak adanya fasilitas kartu ATM, tidak adanya fitur SMS dan internet banking, dan dibatasinya jumlah penarikan uang via teller. Tapi tak sedikit juga bank yang menyediakan fitur tambahan tersebut agar menarik nasabah bergabung dan menabung di produk Tabunganku mereka.

Mengapa saya memilih Tabunganku BNI, alasannya simpel. 

Rekening Tabunganku dari Bank BNI ini bebas biaya administrasi bulanan, yah, walaupun bunganya hanya 0.25% tapi bukan bunga yang menjadi tujuan utama saya. Bebas biaya administrasi cukup menguntungkan karena saya akan menganggap uang yang saya setorkan di rekening ini sudah hilang, dan melayang. Tidak dapat diganggu gugat kecuali keadaan mendesak yang sangat mendesak.

Dan karena TabunganKu BNI dapat menerima transferan dari bank manapun, sehingga begitu saya menerima gaji bulanan dengan payroll dari Bank lain, dapat saya transfer langsung ke rekening TabunganKu saya. Kelebihan lainnya saya dapat mengambil uang yang saya butuhkan tanpa harus kekantor cabang dimana saya membuka rekening (menurut Customer Service, walaupun tidak seperti itu penjelasan di website mereka. Sudah saya tanyakan ke customer servicenya, dan Mbak CS bilang, bisa diambil dikantor cabang manapun!)

Walaupun Tabunganku BNI memiliki fasilitas kartu ATM, saya menolaknya, tentu saja, karena alasan komsumtif saya. Pun karena kantor cabang BNI banyak tersebar dimana-mana, sehingga tak terlalu sulit bila ada kebutuhan mendesak, tapi cukup rempong untuk menunggu antrian jika hanya demi berbelanja kosmetik.

Berikut penjelasan mengenai TabunganKu Bank BNI yang saya kutip dari website mereka disini

TabunganKu adalah tabungan untuk perorangan Warga Negara Indonesia dengan persyaratan mudah dan ringan yang diselenggarakan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

KEUNGGULAN

  • Setoran awal dan saldo minimal hanya Rp 20.000,-.
  • Mendapatkan fasilitas kartu dengan limit belanja, tarik tunai dan transfer antar rekening BNI masing-masing sebesar Rp.1.000.000,- per hari.
  • Kartu dapat digunakan di seluruh jaringan BNI ATM, ATM Bersama, Link dan ATM Prima.
  • Bebas biaya administrasi bulanan, biaya kartu dan biaya penggantian buku TabunganKu.
  • Transaksi penyetoran tunai dapat dilakukan setiap saat melalui teller Kantor Cabang BNI yang  tersebar di seluruh Indonesia.
  • Transaksi penarikan tunai dapat dilakukan setiap saat melalui teller di Kantor Cabang BNI tempat pembukaan rekening tanpa dikenakan biaya penarikan untuk 2 (dua) kali transaksi per bulan, transaksi penarikan ke-3 dan seterusnya dikenakan dikenakan Rp.1.000,-./transaksi.

 

PERSYARATAN

  • Mengisi formulir permohonan dan menyerahkan copy identitas diri yang masih berlaku.
  • 1 (satu) orang hanya bisa memiliki 1 (satu) rekening, kecuali bagi orang tua yang membuka rekening untuk anak yang masih dibawah umur.
  • Tidak diperkenankan untuk rekening bersama dengan status “dan/atau”.

 

BIAYA

  • Rekening yang tidak ada transaksi selama 6 (enam) bulan berturut-turut (dorman) dikenakan biaya Rp 2.000,-./bulan
  • Rekening dorman dengan saldo ≤ Rp 20.000,-., maka rekening akan ditutup oleh system dengan biaya penutupan rekening sebesar sisa saldo.
  • Penutupan Rekening atas permintaan nasabah dikenakan biaya Rp.20.000,-.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Lalu berangkatlah saya menuju Bank BNI terdekat dari rumah saya, jam menunjukkan pukul 8.30 pagi. Dan ternyata Bank BNI sudah dipenuhi nasabah. Saya menunggu sekira 10 menit dan dilayani oleh Customer Service BNI bernama Lidya yang wajahnya mirip dengan rekan kerja saya dahulu. Setelah saya jelaskan maksud saya untuk membuka rekening TabunganKu, Mbak Lidya dengan ramah menjelaskan fitur dan fasilitas yang sudah saya kutipkan diatas. Setelah setuju dengan itu semua, saya mengisi formulir dan Mbak Lidya membantu saya membukakan rekening Tabunganku. Ohya, syaratnya mudah saja, yaitu : 
1. KTP Elektronik, 
2. Tanda pengenal lainnya (bisa Kartu keluarga, NPWP, SIM), 
3. Setoran awal minimal Rp. 20.000. 
4. Biaya materai Rp. 6.000.

Sekira 10 menit Mbak Lidya selesai melayani saya, dan saya mendapatkan Buku Tabungan yang selanjutnya akan digunakan untuk menyetor atau mengambil uang. Semoga buku tabungan ini cepat leceknya..






Tuesday, May 12, 2015

Resep : Fettuccine Carbonara ( Praktis, Ekonomis dan Anti Gagal )

Dijaman yang sekarang serba sulit ini X_X saya lebih berhati-hati dalam menggunakan uang yang mengalir ke rekening saya dari kerja keras saya selama satu bulan. Karena kalau nggak di rem, bisa-bisa gaji saya hanya akan nongkrong diawal bulan dan akan ludes di tengah bulan. Keinginan saya sebagai wanita sangat banyak, sama seperti wanita-wanita lain yang addicted dengan lipstick, pengen extention bulu mata, galau dengan tas mahal, hobi makan dan nongkrong di cafe-cafe. 

Tapi saya juga harus menabung, kalau gaji saya ludes untuk hedonisme, bisa-bisa saya tua tanpa punya apa-apa untuk pensiun dan diwariskan nanti kepada anak-anak saya. Dan saya tidak akan menyusahkan kedua orangtua saya untuk memenuhi hasrat saya dalam berbelanja. Maka dari itu saya cukup memiliki 2 atau 3 jenis lipstik dengan warna yang berbeda, dan memasak sendiri jika saya lagi ngidam masakan cafe. Hehehe.. :D

Kali ini saya akan membagikan resep Fettuccine Carbonara ala cafe yang sangat ekonomis dan praktis serta anti gagal kalau dimasak dengan cara yang benar. Saya sudah berkali-kali gagal dalam memasak pasta favorite saya kalau lagi nongkrong di cafe. Mulai dari tidak enak, salah produk, salah step-by-step dalam mengolah, tidak pas rasanya, dan masih banyak lagi. Sampai akhirnya saya berhasil menemukan sebuah resep yang praktis dan rasanya identik dengan rasa dari cafe-cafe itu. Berikut resep dan step-by stepnya..



Bahan-bahan yang dibutuhkan :
  • Pasta intsan 1/2 bungkus kecil ( Bisa spaghetti, fettuccine, macaroni ataupun fussily dengan merek bebas. Saya menggunakan merek La Fonte karena gampang dicari )
  • Susu Full Cream 250ml ( Saya menggunakan merek Ultra Milk yang memang plain tanpa rasa manis. Pernah coba merek Frisian Flag malah gagal total karena rasanya manis )
  • Bawang merah dan bawang putih beberapa siung
  • Keju cheddar olahan dan diparut (merek bebas)
  • 1 butir kuning telur ( hanya kuningnya saja ya! )
  • Isian ( Saya menggunakan crabstik dan sosis yang memang ada di kullas, kalau resep aslinya menggunakan daging asap dan jamur kancing kalengan. Bebas bereksperimen, tapi jangan pakai kornet kalengan ya karena bisa gagal total juga, hehehe )
  • Lada putih
  • Margarine
  • Parsley
Cara memasak :


Rebus Fettuccine sampai aldente. Sembari merebus, siapkan wadah untuk mencampur susu full cream dengan 1 butir kuning telur dan parutan keju cheddar. Susu, kuning telur dan keju yang sudah diparut jangan dimasukkan satu-persatu kedalam wajan karena akan gagal, harus dicampur didalam wadah seperti gambar dibawah ini.


Jika fettuccine sudah aldente, kemudian tiriskan dan beri margarine agar tidak lengket dan sisihkan. Setelah itu masukkan margarine ke wajan untuk menumis bawang merah dan bawang putih sampai harum.



Jika sudah harum dan kecoklatan, masukkan isian crabstick dan sosis yang sudah diiris. Tumis hingga matang.


Lalu masukkan susu, kuning telur dan keju yang sudah dicampur dalam satu wadah. Saya menggunakan banyak keju karena saya memang demen dengan keju :|


Biarkan hingga mendidih, lalu masukkan fettuccine yang sudah direbus.


Masukkan lada putih bubuk dan garam sesuai selera. Saya masukkan sedikit dan saya icip dulu udah pas belum rasanya kalau belum akan saya tambah hingga rasa yang saya harapkan. Tunggu hingga mengental dan siap disajikan dengan taburan daun parsley.




Akan lebih maknyus kalau ada keju parmesan bubuk untuk ditabur sebelum parsley. Tapi karena nggak ada ya sudah keju cheddar juga sudah mawakili. Fettuccine Carbonara ini bisa untuk 2 porsi kalau menggunakan setengah bungkus fettuccine instan bungkus kecil merek La Fonte. Lumayan kan, hanya mengeluarkan budget sekitar Rp. 25.000 saja sudah dapat menikmati pasta ala cafe yang memang sangat menjadi favorite saya. Rasanya yang creamy dan keju banget memeltedkan lidah saya #lebay

www.foodspotting.com
Nggak jauh beda kan dengan foto diatas ? Hehehehe..

Beberapa kegagalan yang pernah saya alami dalam mengolah saus Carbonara rumahan :
  1. Salah produk susu ( Pilih yang full cream dan tanpa rasa ). 
  2. Menggunakan 1 butir telur utuh. Padahal hanya menggunakan kuningnya saja.
  3. Menuangkan susu, telur dan keju satu persatu ( Tidak dicampur dalam satu wadah )
  4. Salah isian, saya pernah menggunakan kornet kalengan. Rasa kornet menjadi sangat dominan
  5. Lupa memarut keju.
Sekian resep praktis anti gagal dari saya, semoga bermanfaat.

Monday, May 04, 2015

Arisan Part 1

Demi menjalin silaturahmi yang terputus diantara teman-teman semasa kuliah dulu, saya membuat sebuah usulan untuk mengadakan Arisan. Dan syukurnya diterima dengan baik oleh teman-teman yang lain. Dengan proses panjang dan super heboh di grup BBM, akhirnya terealisasi juga arisan yang dipimpin oleh Cicik.

Arisan ini berlangsung sebulan sekali dan penarikan dilakukan pada hari Minggu pertama setiap bulan. 

Dan semalam pertama kalinya diadakan arisan di Manna House di Jl. Cut Meutia Medan. Kami janjian berkumpul pukul 13.00 tapi taulah ya rumusnya, jam janjian + 1 jam = jam janjian sebenarnya. Dan berkumpul lah kami pukul 14.00, hehehe..

Walaupun banyak yang nggak bisa hadir dikarenakan sedang diluar kota - sedang males keluar rumah - sedang pacaran - sedang puasa, arisan kami tetap lupa waktu. Saya pikir akan cukup waktu 2 jam untuk ngobrol ngalor ngidul dengan teman-teman saya, ternyata meleset 2 jam :D

Saya memesan Fettuccine Carbonara plus Ice Lemon Tea sebagai kudapan. Rasanya fettuccine nya creamy dan keju banget, seperti harapan saya. Topping daging asap dan jamur kancing menambah rasa gurih dan membuat kepingin lagi ketika saya mengetik tulisan ini -_-
 


Pada tanggal 30 April lalu Cicik berulang tahun yang kesekian, jadilah akhirnya Hanim membawa Cake dari Clovers untuk sedikit memeriahkan acara. Selamat ulang tahun, Cik!




Yang ulang tahun kok malah nyuapin ??
 Diantara kami yang datang, tak satupun yang sudah menikah!


Sekian event report kali ini, semoga arisan ini akan mempererat silaturahmi antara personel Solidas 08 B.


Foto diatas dari aplikasi How Old Robot, yang mendeteksi umur seseorang dari wajah. Wah ternyata saya masih cocok sebaya anak SMA ya..

Thursday, April 30, 2015

Modus Penipuan Undian Kompor Listrik

Hari Minggu siang beberapa bulan yang lalu, saya, adik sepupu, tante serta mama saya sedang melancong ke salah satu mall yang sudah lama berdiri di Medan, kalau nggak salah sejak saya masih SD mall tersebut sudah ada *Medan Mall*. Kami rencananya akan membeli baju dan celana baru untuk adik sepupu saya yang kebetulan bukan tinggal di Medan. 

Setelah selesai belanja, kami menuju ke lantai 3 dan menuju ke cafe untuk makan siang. Tapi ketika sampai dilantai 3 setelah dari eskalator, Mama saya ditawarin gratis pulpen bersenter dari salah seorang SPG. Karena gratis, Mama saya terima pulpen bersenter tersebut. Karena telah menerima pulpen bersenter itu, si SPG tersebut mengajak Mama saya menuju ke tokonya yang nggak jauh dari eskalator. Saya sih sudah males sebenernya karena perut udah minta diisi, tapi karena SPG nya bilang "cuma untuk isi data aja mbak", yaudah deh akhirnya kami ke tokonya tersebut. 

Si SPG minta saya mengisi buku tamu. si SPG nya menginformasikan jika toko mereka akan dibuka awal bulan depan, jadi produk yang ditawarkan masih belum dapat dibeli oleh pelanggan. Produk mereka juga ada di majalah yang menunjukkan bukan produk abal-abal. Si mbaknya juga memberikan demo penggunaan produk-produk seperti kompor listrik yang canggih seharga 10jutaan, home theater dinyalakan dengan volume yang keras sehingga suasana menjadi meriah, alat massage tubuh yang didemokan kepada Mama dan tante saya yang dipijat kakinya menggunakan alat itu. Lalu ntah kenapa tiba-tiba ada 3 orang pegawai lain yang muncul dan membuat suasana menjadi heboh. Mereka dengan akrabnya memanggil mama dan tante saya dengan sebutan "bunda". 

Nah ditengah kehebohan yang mereka ciptakan itu ada seorang pegawai yang memberitahukan bahwa kami orang ke tujuh yang berkunjung ke toko mereka pada hari itu dan diberikan kesempatan untuk mengikuti undian. Ada beberapa amplop tertutup yang bisa dipilih. Mereka mengatakan bahwa diamplop tersebut ada hadiah-hadiah yang seperti didemokan sebelumnya, ada juga berisi kalimat "anda belum beruntung". Jadi jangan kecewa jika amplop yang dipilih dengan tulisan belum beruntung.

Feeling saya itu semua pasti anda belum beruntung, seperti kebanyakan undian yang pernah saya ikuti. Tapi ketika saya pilih dan buka, tulisan yang muncul adalah "Selamat anda mendapatkan 1 buah kompor listrik". Sontak para pegawai yang agak melambai itu bersorak kegirangan., bertubi-tubi mengucapkan selamat kepada saya dan keluarga saya karena saya sangat beruntung mendapatkan kompor listrik. Perasaan saya saat itu juga merasa senang karena bisa mendapatkan kompor listrik secara gratis senilai 10 juta rupiah!! Mereka mengucapkan selamat dengan kegirangan, karena hanya saya seorang yang dari Medan akan mendapatkan hadiah tersebut.

*Drama mereka dimulai*
Kegembiraan saya tiba-tiba hilang karena melihat gelagat mereka yang "acting banget" seperti sedang shoting sinetron. Tiba-tiba SPG yang tadi mengajak kami ke toko tersebut, mengecek barcode dari amplop undian yangsaya pilih tadi. Barcodenya ada tulisan "ISTIMEWA". Sejak kapan barcode ada tulisan istimewa ya? SPG mengatakan jika ada tulisan istimewa maka saya mendapatkan vocher tambahan senilah 2 juta rupiah dan berkesempatan untuk mengikuti undian berikutnya yang akan dikirimkan ke Jakarta untuk memenangkan mobil dan sepeda motor. Tapi syarat untuk mengikuti undian selanjutnya, saya harus membeli minimal 1 produk mereka. Seperti yang diberitahukan dalam katalog yang mereka perlihatkan, ada alat-alat yang harganya tidak sesuai dengan harga pasaran. Contohnya ada Home Theater seharga 15 Juta rupiah, penjernih air minum seharga 6jutaan, dan yang paling murah itu alat massage mutifungsi senilai 3jutaan. Mereka lalu merekomendasikan untuk membeli alat pemijat saja yang paling murah, senilai 3 juta rupiah.

Jadi saya mulai nggak menaruh perhatian lagi karena saya sudah tau ini adalah modus marketing mereka yang mengatas namakan memenangkan undian. Lalu kami ditunjukkan video dari ponsel mereka yang menampilkan proses pemberian hadiah grand price sebuah mobil di Jakarta kepada seorang pelaggan mereka pada periode sebelumnya. Mereka menekankan bahwa proses tersebut dilakukan di Jakarta dan mungkin saja jika saya mengikuti undian tersebut, saya yang akan mendapatkan grand price pada periode selanjutnya. Mereka masih terus saja mengucapkan selamat dan mengatakan betapa beruntungnya saya atas hadiah yang jarang sekali terjadi, karena biasanya banyak yang hanya menerima ucapan anda belum beruntung, musik dari home theaterpun semakin keras terdengar.

Lalu si SPG meminta saya untuk menunjukkan kartu ATM saya apakah ada logo Master atau Visa, karena jika ada maka saya hanya perlu membayar sekita 1.5juta saja untuk produk massage tersebut. Saya tunjukkan saya punya beberapa kartu ATM dan berlogo Master dan Visa. Lalu si SPG ingin memegang kartu saya tapi tidak saya berikan karena saya tidak akan pernah memberikan kartu ATM jika bukan kepada kasir yang kompeten untuk transaksi Debit.

Agar lebih meyakinkan, tiba-tiba ada telepon dari pihak mereka dari Jakarta dan ingin berbicara dengan saya. Diujung telepon sana ada seorang wanita yang mengucapkan selamat telah mendapatkan kompor listrik, dan karena ada barcode Istimewa makan berhak atas undian grand price dengan membeli 1 item barang yang mereka jual dan akan mendapatkan diskon 50% jika saya memegang kartu Master atau Visa. Maka saya akan mendapatkan
1. Kompor listrik. 
2. Barang yang saya beli dan 
3. Dapat mengikuti undian. 

Saya katakan, "Saya tidak tertarik untuk mengikuti undian, saya akan berterima kasih bila kompor listrik tersebut dapat saya bawa pulang dengan gratis, jika tidak saya tidak akan mengeluarkan uang sepeserpun untuk membeli produk yang tidak saya butuhkan terima kasih sudah menghabiskan waktu saya karena sekarang saya sangat lapar"

Lalu SPG nya mengatakan kompor tersebut tidak bisa saya bawa pulang karena ada barcode istimewa, dan ditanyakan apakah tidak sayang, dari harga 10 juta hanya membayar 1.5juta saja. Lagian ini belum launching dan sayang sekali jika tidak saya ambil.

Saya dan keluarga lalu meninggalkan toko yang ternyata mereka tutup pintunya yang diajaga Satpam Wanita (padahal tadinya toko tersebut terbuka pintunya dan hanya ada 1 SPG) dan segera menuju ke cafe yang seharusnya kami datangi 1 jam yang lalu.

Untuk itu jika ada yang memberikan produk gratis di mall (kecuali sampel kertas parfum ya) lebih baik abaikan saja. Kalaupun diterima tidak usah ikut untuk mengisi data seperti yang saya lakukan saat itu, karena akan berdampak panjang dan menghabiskan waktu saja.

Wednesday, April 29, 2015

Modus Penipuan Pemesanan Barang

Sharing..Beberapa minggu yang lalu ada telepon dari calon customer yang mau pesan nasi tumpeng. Ada yang aneh memang ketika beliau tersebut hendak memesan nasi tumpeng. Pasalnya, beliau nggak tau untuk tanggal berapa nasi tumpeng itu akan diantarkan. Dia hanya berkata "untuk lima hari kedepan bu" sehingga saya langsung melihat kalender 5 hari kedepan itu tanggal berapa.

Keanehan kedua, beliau tidak tau untuk berapa porsi/berpa orang nasi tumpeng yang akan dipesan. Sehingga saya sedikit bingung ketika dia mengatakan "yang paling besar dan mahal bu". Lah, kalo yang paling besar dan mahal bisa aja dibuat untuk 100 orang.. Tapi kan pasti disesuaikan dengan jumlah orang yang ada atau hanya untuk ceremonial saja.

Keanehan ke tiga, beliau tidak tanya apa saja menu yang terdapat di paket nasi tumpeng yang kami tawarkan. Dan beliau menyuruh saya untuk mengambil DP ke rumahnya di Tanjung Morawa. Saya masih bingung DP berapa yang akan dibayarkan karena beliau tidak tegas mengatakan akan memesan untuk berapa porsi.

Ketika itu juga beliau mengatakan, "Ibu kapan bisa ambil DP nya, saya di Tanjung Morawa. Tau kota Tanjung Morawa kan?" saya jawab tau tapi kalau ke kota saya kurang paham jalannya. Lalu dia tanya lagi "Ibu naik apa ke Tanjung Morawa?" saya jawab naik motor, karena memang kendaraan saya sehari-hari adalah motor. Lalu dia katakan "Ibu sampai simpang kayu besar, nanti telepon saya, biar saya tuntun jalannya."

Karena saya merasa terlalu jauh untuk mengambil DP yang tidak jelas berapa jumlahnya dan dimana alamatnya maka saya sarankan untuk mentransfer ke rekening saya. Tapi beliau menolak dengan alasan takut tertipu. Dan ketika saya sarankan untuk bertemu saya dilokasi kami, beliau pun menolak. Akhirnya saya sanggupi untuk menjemput DP tersebut tapi sore menjelang magrib karena saya juga bekerja di perusahaan. Dalam hati saya mungkin ketika saya tunjukkan menu dan harganya nanti beliau dapat memilih menu.

Singkat cerita, saya agak nggak enak hati untuk pergi ke Tanjung Morawa, akhirnya ketika pulang kerja saya tidak jadi pergi kesana dan karena kebetulan ada pesanan untuk besok paginya, saya menyiapkan pesanan tumpeng untuk diantarkan besok pagi. Ternyata saya ditunggu oleh beliau tersebut dan beliau menelepon saya kembali dengan nada kecewa karena saya sudah ditunggu tapi tidak datang. Saya katakan besok saja saya datang tapi beliau katakan akan ditunggu malam itu juga karena sudah ada dirumah jadi beliau standby dirumahnya. Karena merasa bersalah akhirnya sayapun pergi juga pukul 20.30.

Setengah jam kemudian saya sampai disimpang kayu besar. Lalu saya hubungi dia melalui telepon.
Keanehan terjadi : Ketika saya telepon langsung diangkat, dan beliau bertanya saya siapa. Emangnya tadi yang menghubungi saya siapa. masa tanya saya siapa dalam jeda waktu 30 menit. Lalu saya tanya alamat jelasnya, beliau tidak dapat menjelaskan dengan detail alamat atau jalan yang harus saya lalui untuk menuju kerumahnya. Karena saya kurang paham dengan lalu lintas di tanjung Morawa, akhirnya telepon saya berikan ke ayah saya yang mengendarai motor (saya diboncengan). Ayah saya yang hapal jalan di Tanjung Morawa lantas bertanya dimana bisa bertemu.

Tapi si beliau itu mengatakan dia tidak sedang dirumah, dan rumahnya ada di perkampungan yang jauh dari daerah itu. Dia juga bertanya ayah saya siapa, apa supir saya? Ayah saya bilang "saya Ayahnya." lalu dia mengatakan bahwa istrinya sedang ada di pekan (pasar) dan dia tidak ada pulsa untuk menelepon istrinya. Lalu beliau meminta ayah saya untuk mengisikan pulsa 20rb ke nomor ponselnya agar dia dapat menelepon istrinya untuk dapat menjumpai saya di tengah (bukan dirumahnya karena katanya jauh diperkampungan).
Disitu, lalu kami putar arah balik ke Medan :D

Pertimbangannya:
1. Ketika di telepon, beliau mengatakan ada dirumah. Ketika sampai di lokasi janji bertemu malah mengatakan rumah jauh dan tidak sedang berada di rumah.
2. Ketika ditelepon bertanya saya naik apa kesana?
3. Malah minta diisikan pulsa karena ternyata saya berangkat ke Tanjung Morawa dengan Ayah saya.
4. Keanehan dalam menjawab pertanyaan yang terkesan gugup (untuk hari apa, jumlahnya berapa, paket yang mana?)
5. Karena saya berikan telepon ke ayah saya, beliau tidak menunjukkan jalan yang tadinya dijanjikan (mungkin akan ditunjukkan bila saya mengendarai motor sendirian dimalam hari dan saya perempuan, salahnya saya nggak bisa mengendarai motor).
Hati-hati dengan modus seperti ini. Bertemu didaerah yang tidak dikuasai dengan iming-iming ingin memesan produk yang kita jual. Karena SMS mama minta pulsa udah maintsreem...