Search This Blog

logo socmed

Facebook  Twitter  Google+  Instagram  Youtube

Friday, July 03, 2015

Pengalaman Membuka Rekening TabunganKu BNI

Sejak saya mulai bekerja beberapa tahun yang lalu, saya merasa sangat komsumtif. Apa-apa yang saya inginkan pasti akan terus memaksa saya untuk mendapatkannya. Walaupun sebenarnya saya menolak tapi tetap saja keinginan untuk memiliki tas-sepatu-pakaian dan peralatan kosmetik, atau keinginan untuk mecicipi setiap kudapan resto dan cafe yang sedang ngehits terus memanggil-manggil saya hingga akhirnya saldo di rekening utama saya habis terkuras. Senang ? Pasti, akhirnya saya bisa memiliki barang-barang yang saya inginkan dan makan makanan yang saya sukai. Sedih ? Lebih lagi. Saya selalu merasa menyesal, setelah melihat saldo saya yang hanya tinggal Rp.100.000 menjelang akhir bulan..

Berbagai cara telah saya lakukan untuk, setidaknya mengurangi kegiatan komsumtif saya tersebut. Mulai dari mencicil barang yang memang saya butuhkan untuk beberapa tahun kemudian, menginvestasikannya kedalam logam mulia yang walaupun nggak seberapa, tapi sedikit membantu saya dalam mengerem hobi belanja saya tersebut.

Sampai akhirnya saya berpikir, bahwa sebenarnya yang menjadikan saya komsumtif adalah, adanya kartu ATM yang bisa dijadikan kartu belanja. Sehingga mindset saya, nggak ada uang di dompet pun, toh masih bisa gesek untuk belanja. Atau ah masih ada uang di rekening kok, nanti tinggal mampir bentar ke ATM. Sesimpel itu, tanpa memikirkan gaji sebulan yang susah payah saya dapatkan dihamburkan begitu saya..

Untuk mengatasi hal tersebut saya membuka TabunganKu, dari Bank BNI.

TabunganKu adalah produk kerjasama antara Bank Konvensional dengan BI demi menumbuhkan semangat menabung di masyarakat. Tabunganku ini tidak membebankan biaya administrasi bulanan yang biasanya pasti ada di tabungan konvensional. Pada dasarnya, Tabunganku hanya memfasilitasi fitur-fitur yang sedikit dibawah fasilitas bank konvensional pada umumnya, seperti tidak adanya fasilitas kartu ATM, tidak adanya fitur SMS dan internet banking, dan dibatasinya jumlah penarikan uang via teller. Tapi tak sedikit juga bank yang menyediakan fitur tambahan tersebut agar menarik nasabah bergabung dan menabung di produk Tabunganku mereka.

Mengapa saya memilih Tabunganku BNI, alasannya simpel. 

Rekening Tabunganku dari Bank BNI ini bebas biaya administrasi bulanan, yah, walaupun bunganya hanya 0.25% tapi bukan bunga yang menjadi tujuan utama saya. Bebas biaya administrasi cukup menguntungkan karena saya akan menganggap uang yang saya setorkan di rekening ini sudah hilang, dan melayang. Tidak dapat diganggu gugat kecuali keadaan mendesak yang sangat mendesak.

Dan karena TabunganKu BNI dapat menerima transferan dari bank manapun, sehingga begitu saya menerima gaji bulanan dengan payroll dari Bank lain, dapat saya transfer langsung ke rekening TabunganKu saya. Kelebihan lainnya saya dapat mengambil uang yang saya butuhkan tanpa harus kekantor cabang dimana saya membuka rekening (menurut Customer Service, walaupun tidak seperti itu penjelasan di website mereka. Sudah saya tanyakan ke customer servicenya, dan Mbak CS bilang, bisa diambil dikantor cabang manapun!)

Walaupun Tabunganku BNI memiliki fasilitas kartu ATM, saya menolaknya, tentu saja, karena alasan komsumtif saya. Pun karena kantor cabang BNI banyak tersebar dimana-mana, sehingga tak terlalu sulit bila ada kebutuhan mendesak, tapi cukup rempong untuk menunggu antrian jika hanya demi berbelanja kosmetik.

Berikut penjelasan mengenai TabunganKu Bank BNI yang saya kutip dari website mereka disini

TabunganKu adalah tabungan untuk perorangan Warga Negara Indonesia dengan persyaratan mudah dan ringan yang diselenggarakan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

KEUNGGULAN

  • Setoran awal dan saldo minimal hanya Rp 20.000,-.
  • Mendapatkan fasilitas kartu dengan limit belanja, tarik tunai dan transfer antar rekening BNI masing-masing sebesar Rp.1.000.000,- per hari.
  • Kartu dapat digunakan di seluruh jaringan BNI ATM, ATM Bersama, Link dan ATM Prima.
  • Bebas biaya administrasi bulanan, biaya kartu dan biaya penggantian buku TabunganKu.
  • Transaksi penyetoran tunai dapat dilakukan setiap saat melalui teller Kantor Cabang BNI yang  tersebar di seluruh Indonesia.
  • Transaksi penarikan tunai dapat dilakukan setiap saat melalui teller di Kantor Cabang BNI tempat pembukaan rekening tanpa dikenakan biaya penarikan untuk 2 (dua) kali transaksi per bulan, transaksi penarikan ke-3 dan seterusnya dikenakan dikenakan Rp.1.000,-./transaksi.

 

PERSYARATAN

  • Mengisi formulir permohonan dan menyerahkan copy identitas diri yang masih berlaku.
  • 1 (satu) orang hanya bisa memiliki 1 (satu) rekening, kecuali bagi orang tua yang membuka rekening untuk anak yang masih dibawah umur.
  • Tidak diperkenankan untuk rekening bersama dengan status “dan/atau”.

 

BIAYA

  • Rekening yang tidak ada transaksi selama 6 (enam) bulan berturut-turut (dorman) dikenakan biaya Rp 2.000,-./bulan
  • Rekening dorman dengan saldo ≤ Rp 20.000,-., maka rekening akan ditutup oleh system dengan biaya penutupan rekening sebesar sisa saldo.
  • Penutupan Rekening atas permintaan nasabah dikenakan biaya Rp.20.000,-.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Lalu berangkatlah saya menuju Bank BNI terdekat dari rumah saya, jam menunjukkan pukul 8.30 pagi. Dan ternyata Bank BNI sudah dipenuhi nasabah. Saya menunggu sekira 10 menit dan dilayani oleh Customer Service BNI bernama Lidya yang wajahnya mirip dengan rekan kerja saya dahulu. Setelah saya jelaskan maksud saya untuk membuka rekening TabunganKu, Mbak Lidya dengan ramah menjelaskan fitur dan fasilitas yang sudah saya kutipkan diatas. Setelah setuju dengan itu semua, saya mengisi formulir dan Mbak Lidya membantu saya membukakan rekening Tabunganku. Ohya, syaratnya mudah saja, yaitu : 
1. KTP Elektronik, 
2. Tanda pengenal lainnya (bisa Kartu keluarga, NPWP, SIM), 
3. Setoran awal minimal Rp. 20.000. 
4. Biaya materai Rp. 6.000.

Sekira 10 menit Mbak Lidya selesai melayani saya, dan saya mendapatkan Buku Tabungan yang selanjutnya akan digunakan untuk menyetor atau mengambil uang. Semoga buku tabungan ini cepat leceknya..






8 comments:

  1. Kalau nggak ada biaya administrasi tiap bulan enak dong tanpa harus terpotong uang tabungannya, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Wida, apalagi tujuan utamanya untuk menabung, bukan untuk transaksi bisnis

      Delete
  2. Memang itu yang dicari-cari oleh para nasabah dengan tidak ada nya biaya administrasi tiap bulannya yang beberapa bank sangat besar biayanya. Cocok juga ini untuk dicoba dan memupuk semangat menabung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cocok min, coba buka aja rekeningnya siapa tau bisa semangat nabungnya.. Semua Bank di Indonesia ada fasilitas Tabungaku dengan fasilitas yang beda-beda tergantung dari kebijakan Bank tersebut :)

      Delete
  3. Replies
    1. Kagak, ini cuma curhat pengalaman buka Tabunganku BNI..

      Delete
  4. saya juga buka tabunganku di bni..alhamdulillah..sifat komsumtif sya agak berkurang..dan uang di rekening tabunganku gk kepake kecuali kl kepepet..lagi pula image sy jadi berubah.karena jadi sungkan kl mau ambil ke teler...ayoo..semua beralih aja k tabunganku..

    ReplyDelete
  5. Di atas persyartanx pkek ktp,sma SIM gppa tah,gak usah KK sma NPWP
    Mksh mbak

    ReplyDelete