Search This Blog

logo socmed

Facebook  Twitter  Google+  Instagram  Youtube

Saturday, October 03, 2015

Cara Pendaftaran Autodebit Iuran BPJS Kesehatan dari Bank BNI

Melakukan pembayaran iuran BPJS dapat dilakukan dengan berbagai cara, bisa dengan pembayaran setor tunai melalui Teller di bank pemerintah (BNI, Mandiri dan BRI), melalui ATM, dan melalui auto debit. Bagi peserta lama yang tidak punya waktu untuk datang ke bank dan menyetor sejumlah uang yang sama setiap bulannya melalui teller atau via ATM, ada baiknya menggunakan fasilitas auto debit oleh bank yang bekerja sama. 

Tapi, mulai dari beberapa bulan yang lalu apabila akan mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS kesehatan mandiri maka wajib melakukan pembayaran via auto debit, mungkin agar tidak terjadi tunggakan karena faktor lupa, malas dan tidak mengerti dengan sistem pembayaran dan berakibat tidak bisa digunakannya fasilitas kesehatan dari BPJS Kesehatan itu sendiri. Setelah mendaftarkan auto debit lalu akan diberikan surat untuk pengambilan kartu BPJS dan akan aktif 14 hari kemudian.

Cara untuk mendaftarkan Auto Debit pembayaran BPJS Kesehatan dari Bank BNI

Syarat wajib yang diperlukan untuk mendaftar Auto debit adalah sbb;
1. Kartu Keluarga asli 
2. Nomor Kepersertaan BPJS Kesehatan
3. Alamat email yang aktif
4. Rekening Bank BNI yang aktif. dibuktikan dengan BUKU TABUNGAN
5. KTP Asli pemilik rekening BNI

Tinggal datang ke Bank BNI dan menuju customer service dan nanti pihak customer sevice akan memberikan formulir dan harus diisi. Setelah selesai mengisi data yang diperlukan maka formulir tersebut akan dicopy dan dilegalisir oleh pihak customer service. Bagi peserta lama yang sudah mendapatkan kartu BPJS Kesehatannya, formulir legalisir tersebut menjadi pertinggal untuk peserta. Tapi bagi peserta baru, maka formulir legalisir tersebut diantarkan ke kantor BPJS dimana peserta mendaftar dan ditukarkan dengan kartu kepersertaan BPJS Kesehatan yang dapat digunakan 14 hari setelah diberikan.

Biaya-Biaya
1. Biaya Rp. 2.500/perserta/bulan yang mendaftarakan auto debit dari bank BNI. Jadi apabila dalam satu kartu keluarga ada 4 orang yang didaftarkan fasilitas pembayaran auto debit dari Bank BNI, maka akan dikenakan biaya Rp. 2.500 x 4 peserta = Rp. 10.000/bulan yang dipotong dari saldo rekening BNI yang didaftarkan (Biaya administrasi fasilitas auto debet perbulan)

Setiap akhir bulan, peserta BPJS Kesehatan yang telah mendaftarkan fasilitas auto debit dari Bank BNI akan didebit uang dari rekening BNI aktifnya dan otomatis akan terbayarkan BPJS Kesehatannya. Cara yang cukup mudah dan simple tanpa harus takut lupa membayar dan berujung pada tersendatnya fasilitas kesehatan yang seharusnya didapatkan. Tapi pastikan saldo di rekening mencukupi untuk dilakukan auto debit oleh sistem Bank BNI ya..






Thursday, October 01, 2015

Pengalaman Membuka Rekening BNI Taplus

Karena sesuatu dan lain hal, akhirnya saya berganti rekening bank untuk proses pencairan gaji bulanan di kantor. Sesuatu dan lain hal tersebut adalah karena dikantor menggunakan fasilitas payroll dari BNI. Sehingga seluruh pegawai akan menerima gaji bulanan dari Bank BNI. Bagaimana perasaan saya saat mengetahui itu? Lumayan bete karena saya memang nggak pernah kepikiran punya banyak-banyak rekening di bank. Gimana lagi dengan biaya administarsi bulanan yang lebih besar dari bunga (bagi kantong cekak seperti saya). Tapi daripada nggak nerima gaji lebih baik rekening bank terdahulu saya matikan dan beralih ke Taplus BNI.

Pengalaman membuka BNI Taplus

Sebelum membuka rekening Taplus BNI ya saya kepoin dari websitenya dulu lah ya. Syarat-syarat yang harus dibawa untuk membuka rekening Taplus BNI. Berikut syarat yang saya copy dari websitenya :

Persyaratan
Syarat yang cukup mudah kan, hanya KTP dan uang setoran awal. 

Tapi saya sempat dibuat bingung oleh beberapa cabang BNI dikota saya, Medan. Saya mencoba membuka tabungan BNI di cabang daerah dekat dengan kantor saya karena pada saat itu masih jam kantor maka saya mencari BNI terdekat saja, dan gagal karena saya tidak membawa syarat lengkap. Selengkap apa yang diminta mbak-mbak customer servise ? Kelengkapannya adalah sbb:
1. KTP Elektronik (Wajib)
2. NPWP (Wajib)
3. KK (asli dan copy)
4. SIM (optional) 
5. Dana pembukaan rekening minimal Rp. 250.000 (luar Jabotaabek)
Dan dengan kecewa saya disuruh kembali esok hari dan membawa syarat lengkap seperti yang dijelaskan mbak-mbak csnya. Dan sayapun kembali ke kantor karena yang saya bawa hanya KTP dan NPWP tanpa membawa Kartu Keluarga asli. Huh, ngeselin sekali kan ? 

Sesampainya dikantor saya mencoba menelepon BNI pusat di kota Medan, dan jawaban dari customer servicenya sih ; "Syarat untuk membuka Taplus hanya KTP elektronik mbak, jika ada cabang yang mengharuskan membawa kartu keluarga itu mungkin karena customer servicenya tidak ingin terjadi pembukaan rekening untuk penipuan. Karena sekarang banyak sekali yang membuka rekening untuk kasus kriminal" 

OK saya bisa terima alasannya. Tapi saya bener-bener kecewa karena gagal membuat rekening Taplus BNI setelaah panas-panasan naik angkot menuju cabang BNI terdekat.

Besoknya, saya pergi ke cabang yang dekat dengan rumah saya dan membawa syarat lengkap selengkap-lengkapnya karena saya nggak mau disuruh pulang lagi untuk melengkapi berkas. Tapi ternyata sesampainya dicabang, saya hanya diminta menunjukkan KTP elektronik dan NPWP saja, tanpa harus menujukkan asli KK dan copynya. Saya coba bertanya dengan customer servisenya dan mbak-mbak itu bilang, "Tidak dibutuhkan kartu keluarga, tapi memang ada beberapa pihak customer service yang lebih awas diri karena takut rekening dibuka untuk tindak kejahatan, tapi kalau saya sih hanya lihat KTP dan NPWP saja mbak, tidak perlu kartu keluarga asli dan copy".

Apa nggak ada standard operational ya? Beda cabang beda syarat. A n e h ...
Hasil gambar untuk marah gif
 
***

Lalu mbak-mbak yang tidak saya ketahui namanya itu, membantu saya membukakan rekening BNI Taplus. Setoran awal minimal Rp. 250.000. Di Taplus BNI terdapat beberapa fasilitas seperti adanya kartu debit, internet banking dan SMS banking. Ada beberapa pilihan kartu debit yang berbeda limit untuk penarikan via ATM, dan saya memilih dengan kartu silver yang instan, yaitu kartu debit silver dengan limit transaksi tarik tunai Rp. 5.000.000/hari, limit transfer antar rekening BNI RP. 50.000.000/hari, dan limit transfer ke rekening lain Rp. 10.000.000/hari tanpa tercetak nama di kartu debit tersebut. Jika ingin ada tercetak nama harus menunggu sekitar 7 hari. 

Biaya-biaya
1. Biaya administrasi untuk kartu debit silver ini Rp. 6000/bulan dan akan didebit setiap akhir bulan.
2. BNI Taplus memiliki biaya administrasi bulanan Rp. 10.000/bulan juga didebit setiap akhir bulan.
3. Saldo minimum Rp. 150.000/bulan, jika saldo dibawah minimum, akan dikenakan biaya denda Rp. 5.000 dan akan didebit setiap akhir bulan.
4. Jika mengaktifkan SMS banking, akan dikenakan biaya Rp. 550/sms dan /terima sms dari BNI
5. Jika mengaktifkan layanan internet banking akan dikenakan biaya Rp. 10.000 untuk biaya alat BNI e-secure. 
6. Biaya transfer antar BNI gratis, transfer ke rekening lain Rp. 6.500,-

Apalagi ya.. Ada yang mau ditanya nggak ?