Le Polonia Hotel Medan

  • Tuesday, April 09, 2019
  • By Amelia Pratami
  • 7 Comments

Hei, lagi pada ngapain nih. Di Medan cuacanya lagi nggak menentu, kadang panas banget eh nggak sampai satu jam sudah hujan deras. Moody ternyata bisa menerpa cuaca juga yak!

Jadi kali ini saya pengen banget nulis. Akhirnya saya putuskan untuk menulis review Le Polonia Hotel Medan. Nggak ada acara apa-apa sih, pengen aja gitu tidur yang bukan di kamar sendiri, hahaha.

By the wayLe Polonia Hotel Medan ini dulunya bernama Hotel Polonia Medan. Hotel lawas ini sering banget saya inapi waktu saya masih bocah dulu. Tapi sejak management-nya di ambil alih oleh Topotels, maka ada banyak perubahan yang saya temui, mulai dari dekorasi interior hingga menu-menu sarapannya.

Review Le Polonia Hotel


Le Polonia Hotel & Convention Medan
Alamat : Jl. Jenderal Sudirman No.14-18, Madras Hulu, Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara 20152
Telepon: (061) 4142222
Rating by Me : 3.5/5

Saya memesan kamar di Le Polonia Hotel Medan menggunakan aplikasi Pegi-Pegi. Saya memang senang memesan hotel di Medan melalui aplikasi Pegipegi. Saat itu saya memesan dengan type kamar Deluxe dengan double-bed.  

Saat saya tiba, Le Polonia Hotel Medan sedang ramai sekali. Karena sedang ada acara di salah satu ballroom-nya. Sehingga di lobby terasa seperti di mall saking ramainya. 

Lobby Le Polonia Hotel Medan cukup luas dan terasa hangat karena lampu-lampu dan interior-nya lebih ke warna kekuningan. 



Meskipun keadaan lobby saat itu sedang ramai, tapi nggak jadi masalah bagi tamu hotel apalagi yang menunggu check-in seperti saya. Karena banyak sofa dan kursi yang tersedia selagi menunggu. 


Setelah saya mendapatkan kamar, saya pun menaiki lift ke lantai 7 dimana Deluxe Room Le Polonia Hotel Medan ini tersedia. Ada tiga pintu lift yang kapasitas per lift nggak begitu luas.

Deluxe Room Le Polonia Hotel



Kamar saya berada di lantai 7, tepatnya di kamar 704. Di kamar Deluxe ini, saya mendapatkan kamar dengan interior yang elegan. Dengan cat dinding berwarna broken white, unsur kayu berwarna coklat di beberapa elemen seperti pigura, kusen, pintu, jendela dan interior lainnya. Ditambah dengan temaramnya sinar lampu benar-benar menghadirkan kesan elegan. 


Ohya, lantai di Deluxe Room ini semuanya dilapisi oleh karpet yang lembut.

Double-Bed Le Polonia Hotel

Ini nih kasur yang saya minta, hehehe. Dengan double-bed seperti ini saya Bed-nya empuk, begitu juga dengan bantal yang tersedia. Biasanya saya paling nggak bisa tidur kalau bantal terlalu keras atau telalu tinggi. Tapi kali ini saya bisa tidur dengan nyaman, karena kasur dan bantal sesuai ekspektasi saya.


Di sisi kiri dan kanan tempat tidur, ada nakas untuk menaruh beberapa printilan. Diatas nakas juga diletakkan pesawat telepon. Ada lampu tidur juga di bagian kiri dan kanan tempat tidur. Tapi sayangnya nggak ada colokan listrik di area nakas, jadi saya ngak bisa nge-charge ponsel sambil tiduran. Colokannya jauh, di belakang meja kerja.


Saat rebahan di kasur, bisa banget sambil nonton TV karena posisi TV langsung berhadapan dengan tempat tidur. Channel TV juga beragam karena menggunakan TV Kabel. Ada meja kerja yang tepat di depan tempat tidur.

Jendela Deluxe Room juga sangat lebar, dan bisa di buka. Tapi sayangnya pemandangan dari lantai 7 apalagi di kamar 704 nggak banget. Penampakannya atap rumah orang. Mungkin kalau kamar di seberang 704, pemandangannya lebih keren ya. Karena langsung menghadap jalan raya.


Bath Room Le Polonia Hotel 


Kamar mandi Deluxe Room terlihat simple namun mewah. Pintu model Kupu Tarung yang terbuat dari kayu semakin menambah kesan mewah. Tersedia bath-tub di sisi kanan saat memasuki kamar mandi, jika saya ingin berendam dengan air hangat. Lalu pada bagian tengah, ada wastafel dengan cermin berpigura kayu yang sangat lebar. 


Disisi kiri, tersedia closet duduk yang nyaman dan shower room. Di kamar mandi ini juga tersedia hair dryer dan mesin air panas.


Safe Deposit Box


Lemari pakaian ada di sisi kiri saat pintu kamar di buka. Di dalam lemari pakaian, ada beberapa laci dan safe deposit box di dalamnya. Lumayan ini, bisa menaruh barang berharga dengan aman jika meninggalkan kamar meskipun kamar di kunci

Mini Bar


Haus? Jangan khawatir di Deluxe Room. Karena tersedia alat pemanas air, beserta teh dan kopi kemasan yang bisa diseduh sendiri. Ada berbagai macam pendamping teh dan kopi, seperti creamer, gula pasir dan gula aren yang juga disediakan bagi tamu Deluxe Room. Air mineral juga nggak ketinggalan lah, hehehe.

Mini Fridge

Di bawah mini bar, ada lemari lagi yang ternyata isinya kulkas mini yang bisa benget diisi minuman dan ice cream oleh tamu hotel. Sayang, nggak termasuk isinya.


Fasilitas di dalam kamar masih standard hotel lah bintang 4 lah ya. Seperti AC, tersedia slipper, wifi di dalam kamar, hanger, lemari dan meja kerja. 

***

Swimming Pool Le Polonia Hotel Medan

Sudah mulai sore, saya coba menelusuri hotel. Saya menuju kolam renang yang berada di lantai dua. Agak susah mencarinya bahkan saya hampir nyasar. Padahal sebenarnya mudah saja, dari lift langsung belok ke kanan, sampai deh. Tapi karena tidak ada petunjuk saya sampai muter-muter di lantai dua.




Kolam renang meskipun di lantai dua namun tetap outdoor. Dibuka sejak jam 06.00 samoai 20.00 wib. Ukuran kolamnya nggak terlalu besar. Namun tetap ada bagian untuk anak-anak. Di sisi kolam tidak terlalu banyak kursi atau meja, sehingga sepertinya akan rebutan kalau lagi ramai tamu yang berenang. Ohya untuk tamu hotel, fasilitas gym dan kolam renang tidak dikenakan biaya tambahan. Tapi sore itu saya nggak bersemangat untuk berenang, padahal sudah prepare baju renang dari rumah.

Le Cafe & Patisseries


Setelah dari kolam renang, saya kembali turun ke lantai satu area lobby, dan duduk-duduk di Le Cafe & Patisseries yang bersebelahan dengan lift. Pertamanya cuma mau ngemil pastries yang tersedia, tapi nyatanya saya malah pesan Ayam Belepotan, menu yang cukup bikin penasaran saat itu.

Karena kata waitress-nya, Ayam Belepotan ini sangat pedas dan cara makannya yang unik. Nggak menggunakan piring dan sendok, tapi langsung di hidangkan di meja. Wow, saya penasaran donk dan langsung order untuk porsi berdua.


Ayam Belepotan ini, mungkin bisa dibilang mirip Richeese Factory. Ayam yang dilumuri dengan saus pedas dan saus keju. Harga Ayam Belepotan untuk dua orang ini juga terjangkau, hanya Rp. 75.000 saja dan sudah termasuk satu pitcher Ice Lemon Tea. 

By the way, seharusnya Ayam Belepotan ini pedas banget. Tapi saya request tidak pedas atau kalau di Richeese Factory, level 1 lah. Dan ya memang tidak ada rasa pedas tapi saya doyan.

Makannya juga seru abis. Karena harus menggunakan sarung tangan plastik. Tanpa sendok dan tanpa mencuci tangan, tetap bisa makan dengan enak. Hahaha. Pengalaman lucu dan seru yang saya dapatkan di Le Cafe & Patisseries.

Setelah kenyang, saya pun membeli beberapa sliced cake untuk dibawa ke kamar, sebagai pengganjal lapar di malam hari.

Sarapan di Suasana Restaurant

Saat memesan kamar hotel, saya memilih yang sudah termasuk sarapan biar nggak ribet. Sarapan dimulai pukul 07.00 sampai 11.00. Tapi karena saya males turun, jadinya saya sarapan pukul 10.00 dan langsung mencari lokasi duduk yang nyaman.


Suasana Restaurant sudah mulai sepi saat saya tiba. Saya sangat tertarik dengan interior dari Suasana Restaurant yang modern. Aksen black and white di setiap meja dan kursi makan, juga di plafon menambah kesan clean dan modern.

Begitupun dengan menu yang tersedia sudah tidak begitu lengkap dan ciamik untuk di tangkap kamera. Ya salah saya juga sih kenapa terlambat untuk sarapan, hehehe.


Menu yang tersedia juga menggugah selera loh. Mulai dari Nasi Goreng, English Breakfast sampai Soto Medan tersedia. Sistemnya buffet, sehingga tamu hotel bebas pilih menu sarapannya sendiri. Kalau saya nggak jauh-jauh dari Bubur Ayam yang di campur dengan minyak Wijen, lalu salad buah dan sayur, dan English Breakfast. 




Untuk rasa dalam setiap menu yang disediakan ini juga tasty. Nggak mengecewakan lah. Waitress juga ramah dan siap membantu saat saya kesusahan mengambil sendok bubur yang panas. Sayang saat itu beberapa spot di Suasana Restaurant sudah di reserve oleh tamu lain untuk makan siang, sehingga saya nggak bisa ambil beberapa moment di sudut-sudut kece.


***

Pukul 11.00 saya kembali ke kamar dan siap-siap check-out dari hotel. Pengalaman staycation di hotel bintang 4 di Medan ini cukup baik, apalagi dengan harga hotel yang terbilang murah untuk amar seluas itu dan sarapan seenak itu.

You Might Also Like

7 comments

  1. Suka kali kalau kak Amel udah review hotel. Rasanya pengen langsung booking.

    ReplyDelete
  2. Sendok buburnya ntar diambilin mas aja... Wkwkwk

    ReplyDelete
  3. Dulu aku pernah ke sini. Tapi cuma sampai lobi sih 😆 sekarang udah makin cantik ya

    ReplyDelete
  4. Sering lewat disini dan aku ternyata baru tau interior dalamnya bagus banget. Tempat tidurnya juga massive. Fix kepengen staycation disini. Kukira gak ada loh kolam renangnya

    ReplyDelete
  5. Seger sekali kolam renang nya,sis. Aku kalo nginap di hotel selalu mengejar kolam renang nya nih.

    ReplyDelete
  6. jadi kepikiran utk sekali2 staycation di medan sama keluarga. krucils pasti senaaang. TFS sis amel :)

    ReplyDelete