After Divorce | Rencana Menikah (Lagi)

Saya berencana menikah lagi. Lagi? Ya jika nggak ada halangan, pernikahan nanti akan menjadi pernikahan kedua bagi saya. Saya baru saja resmi bercerai bulan Februari lalu dari mantan suami saya, meskipun perceraian secara agama sudah jauh hari diikrarkan. Lalu, di akhir bulan Maret nanti, acara lamaran saya dari calon suami akan digelar.


Awal Pertemuan dengan calon suami, sangat absurd dan tidak di sangka-sangka. Di part pertemuan akan saya skip, karena saya suka senyum-senyum kalau ingat hal itu. Yang pasti, kami bertemu tidak sengaja, dan tidak dikenalkan oleh siapapun. Semua berjalan apa adanya.

Dari pertemuan pertama hingga ke dua, lelaki ini sudah menunjukkan gelagat serius ingin menikah. Saya shock dan sebenarnya nggak yakin dengan keseriusannya. Sampai akhirnya dia datang menemui orangtua saya di pertemuan kami yang ketiga, setelah saya tantang dia main ke rumah jika memang yakin dan serius.

Seiring berjalan waktu, saya semakin yakin dan mulai menyayangi lelaki ini. Sifat dan sikapnya mampu membuat saya jatuh hati.  Mulai ada rasa rindu jika dia tidak sempat memberi kabar. Mulai merasa cemburu jika dia menceritakan masa lalunya. Dan terasa sangat bahagia bila berada disisi lengan kekarnya.


Meskipun di awal saya sudah sering ingatkan, saya ini bukan gadis manis yang harusnya bersanding dengan dia yang masih lajang. Tapi dia tetap berdiri tegak di samping saya. Di setiap kesempatan selalu mencoba menunjukkan keseriusannya sehingga luluh lah hati baja ini.

Rencana menikah ini yang kedua bagi saya, dan yang pertama bagi lelaki ini. Saya sebenarnya tidak ingin mengadakan acara resepsi lagi, dan di aminkan olehnya. Lelaki ini sangat mengerti keinginan saya untuk menikah hanya di KUA, dan setelahnya akan diadakan acara makan-makan keluarga besar saja. Jadi konsep menikah simple dan sederhana tanpa banyak tenaga dan pikiran yang terkuras, apalagi soal dana seperti di pernikahan saya sebelumnya. Syukur keluargapun merestui.

Karena yang terpenting, bagaimana nanti kami, terutama saya menjalani hidup di pernikahan kami. Bagaimana saya harus mampu meredam emosi yang suka meluap-luap. Bagaimana saya harus melawan rasa malas dan manja yang sangat besar. Bagaimana saya harus bisa melayaninya salaiknya sebagai seorang istri. Bagaimana saya harus bersikap didepan keluarga besarnya. Saya harus pandai-pandai membawa diri dan menjaga marwahnya nanti.

Berbagai persiapan sudah kami cicil sedikit demi sedikit. Membereskan berkas perceraian saya, hunting dekorasi untuk acara lamaran, hunting kain dan seserahan yang akan dibawanya untuk saya saat acara lamaran. Semuanya terasa sangat indah, setelah airmata yang menghujani tahun sebelumnya.

Doakan semua berjalan lancar sebagaimana ingin kami. Restu dari kedua keluarga sudah kami kantongi, begitupun rasa saling percaya pada diri kami masing-masing. Karena, menikah bukanlah perkara keputusan tidur berdua di ranjang. Tapi bagaimana kamu memahami aku dengan segala kekuranganku, dan aku mencintaimu dengan segala kelemahanmu. Bagaimana kita harus terus ingat akan janji kepada Tuhan untuk selalu bersama dalam suka dan duka.

Lelaki baik hati, waktu kita sesaat lagi. 

You Might Also Like

10 comments

  1. Proud of you for your persistence to survive this crazy world..And it is truly CRAZY WORLD...i meant it!!
    keep being yourself you can do anything can be anything..life is a test..life is all about to choose..so choose wisely, believe your guts and I know you will pass this test. Always believe in Allah and no one else kun fayakun Allah will take care everything that He knows best for you.
    wish you all happiness in this marriage..lets forget the tears!!!
    Salam sayang buat Tami, Erick, Mama dan Ayah
    Dari Abank, Kak Owie, Zade dan the little baby

    ReplyDelete
  2. Barokallah Ameeeel...❤️😍happy for you

    ReplyDelete
  3. Menyenangkan sekali saat mengetahui akan menikah lagi untuk kedua kalinya. Wah, aku turut mendoakan yah sis agar selalu bahagia. InshaAllah ini yang terbaik dari yang terbaik.

    ReplyDelete
  4. Kok aq sedih ya bacany mel �� smoga yg trbaik ya syng ������

    ReplyDelete
  5. Semoga lancar sampai hari H, Mel. Dan setiap langkah Allah berkahi, awet bahagianya, saling menguatkan di kala sulit.. Aamiin

    ReplyDelete
  6. Sebagai team pendengar curhat, aku jadi orang yang ikut bahagia lebih dari canda tawa di video ini. Barakallah kakakku :)

    ReplyDelete
  7. Semoga lancar sampai hari H,Mel. Dan diberkahi tiap langkahnya.

    ReplyDelete
  8. Semoga selalu bahagia ya kak mel. Lancar segala sesuatu nya sampai dengan hari H. Aamiiinn...

    ReplyDelete
  9. Semoga lancar sampai hari H yah, Mel. Wah, aku beneran kaget tapi apapun itu doa terbaik untuk Amel dan calon Amel.

    ReplyDelete
  10. Iyah selalu mendoakan yang terbaik untuk kak amel, semoga bahagia terus ya kak! and this story will be happily ever after!

    ReplyDelete