Tentang Me Time - Waktu untuk sendiri

  • Wednesday, May 18, 2016
  • By Amelia Pratami
  • 0 Comments

Me time. Saya sering banget dengar kalimat itu belakangan ini, baik di timeline social media maupun dikehidupan nyata. Dan saya mengartikan me time sebagai waktu untuk diri sendiri, dimana saya tidak terikat janji dan waktu dengan orang lain. Artinya me time bagi saya, saya bebas melakukan apapun untuk memanjakan diri sendiri, dan hanya sendirian.

Saya sering melakukan me time, biasanya bila keadaan mood saya sedang tidak baik. Saya membutuhkan sesuatu sebagai mood booster alias pelipur lara, dan biasanya saya suka lari ke Mall. Jalan sendirian mengitari setiap sudut mall, keluar masuk toko di mall dan tidak membeli suatu apapun, hingga badan terasa letih lalu nongkrong di cafe memesan ice cream ataupun green tea latte , atau kalau sudah lapar saya pasti mampir untuk nyicipin Sushi, kuliner Jepang favorite saya.

Lain lagi ceritanya jika saya sedang bete, tapi badanpun malas untuk bergerak. Maka me time saya bisa hanya seharian nonton televisi, menghabiskan quota data internet untuk stalking seluruh akun sosial mantan pacar, mantan gebetan, pacarnya mantan, dan pacarnya mantan gebetan. Jika mata sudah lelah maka saya akan tertidur sepanjang hari, apalagi jika itu dihari Minggu.

Atau jika saya sudah merasa sangat kucel, badan dekil karena daki yang menempel dan wajah berkomedo karena polusi, maka me time saya pun berubah menjadi sesi spa dirumah. Membeli kebutuhan spa dan melakukannya dirumah itu lebih ekonomis daripada menyerahkan diri untuk dirawat therapis disalon kecantikan. Hingga tidak terasa waktu seharianpun berlalu dan tubuh sudah kinclong kembali.

Pun jika saya sedang capek setelah menyelesaikan orderan Nasi Tumpeng sekian porsi dan harus bangun jam 3 pagi agar selesai jam 7 pagi, biasanya saya langsung lari ke Mall lagi, dan kali ini memberi reward kepada diri sendiri. Tas baru, atau baju baru, atau make up baru, sebagai pengganti lelah mata panda dan kantung yang menggantung di kedua mata saya, lalu kemudian menyesal sudah berbelanja karena lapar mata.

Begitulah me time saya, bagaimana dengan me time kamu ?




You Might Also Like

0 comments